Dalam dunia fotografi banyak sekali hal yang perlu diperhatikan dalam menghasilkan gambar yang bagus dan mempunyai nilai yang tinggi. Namun untuk menghasilkan karya seperti itu tentu saja ada beberpa hal yang perhatikan, Apa saja yang harus kita persiapkan???

dalam postingan ini saya akan coba sedikit mengulasnya.

1. MEMILIH KESEMPATAN MEMOTRET YANG BAIK

     Selain Anda memiliki alasan khusus untuk memotret pemandangan tertentu atau subjek, kesempatan memotret terbaik untuk Anda adalah sesuatu yang Anda nikmati. Jika Anda menikmati kebun dan menghargai ribuan variasi berbeda bunga iris, potretlah bunga itu. Jika Anda seorang pengamat burung dan menemukan kenikmatan saat mengamati kehidupan di alam bebas, cari tempat yang banyak terdapat burung dan berbagai hewan liar lain yang bisa membuat hasil foto luar biasa. Saat merencanakan perjalanan, beri waktu yang cukup untuk tinggal clan memotret. Beri waktu untuk cuaca buruk atau berbagai kondisi lain yang mengganggu pemotretan Anda. Anda bisa*banyak membuang waktu seharian atau lebih di suatu tempat dan tidak mendapat cukup cahaya untuk memotret. Jangan jatuh pada jebakan untuk mencoba melihat terlalu banyak clan terlalu cepat. Anda mungkin bisa kehilangan beberapa macam gaya yang Anda ingin rekam karena Anda melihat semuanya clan sedikit memotret. Fotografi makan waktu, dan waktu sering menjadi faktor terpenting untuk mendapatkan foto yang benar¬benar luar biasa.

2. MENGETAHUI ALASAN MEMOTRET

     Seharusnya memotret secara vertikal atau horizontal? Jika Anda diberi pilihan kamera digital, mana yang Anda pakai? Pengaturan kamera mana yang Anda pakai? Akankah foto Anda dibingkai atau ditampilkan di halaman Web? Apakah Anda akan menampilkan foto dalam bentuk rangkaian, atau dengan gaya tertentu? Apakah Anda memotret untuk mendapatkan background atau objek untuk dimasukkan ke foto lain? Apakah Anda berencana menyunting foto secara digital dengan penyunting gambar, seperti Adobe Photoshop setelah memotret?

     Jawaban untuk pertanyaan ini dan pertanyaan lain seperti itu akan mempunyai peng9ruh mendasar dalam cara Anda memotret. Mengetahui alasan memotret sebelum mulai memotret dapat membantu Anda mendapatkan foto yang diinginkan. Sebagai contoh, anggap saja Anda sedang dalam perjalanan sekali seumur hidup dan mendapatkan foto yang sempurna. Anda kemudian memutuskan membuat kalender, tapi tidak menemukan foto yang cukup untuk format horizontal yang telah Anda pilih. Memikirkan alasan pemotretan dan bagaimana kemudian semua itu akan dilihat, dapat membantu Anda merencanakan dengan lebih baik kegiatan pemotretan Anda.

3. MENGUASAI KAMERA

       Sekarang, kamera digital yang canggih memungkinkan setiap orang menghasilkan foto yang baik, bahkan luar biasa, hanya menggunakan salah satu mode pemotretan otomatis dan menekan pelepas rana. Namun, kebanyakan kamera digital menyediakan banyak fitur tambahan yang memberi fotografer serius untuk melakukan pengaturan kreatif terhadap cara pengambilan clan memastikan bahwa persentase foto yang lebih besar diambil sesuai dengan keinginan.

     Salah satu keuntungan besar kebanyakan kamera digital adalah Anda dapat melihat lagi hasilnya dan melihat pengaturan kamera di layar LCD, langsung setelah pemotretan. Ini memungkinkan Anda memeriksa apakah telah mengomposisi foto sesuai keinginan dan apakah pengaturan kamera sudah sesua dengan harapan. Beberapa kamera digital bahkan menyediakan histogram untuk memberi Anda grafik pencahayaan. Fitur tinjauan ini sangat layak untuk dipakai.

     Untuk mendapatkan foto terbaik, pelajari semua yang bisa diperoleh dari kamera digital Anda. Kuasai kamera atau kamera itu akan membatasi keberhasilan Anda.

4. MEMILIH FORMAT FILE GAMBAR

     Setiap kali menekan tombol pelepas rana, Anda merekam gambar di sensor gambar. Gambar kemudian ditulis ke format file yang dipilih pemakai dengan atau tanpa Anda memilih pengaturan kamera yang diaplikasikan. Kebanyakan kamera digital menyediakan tiga macam format, JPEG (.jpg), TIFF (.tif), clan RAW.

     Format yang paling banyak dipakai adalah JPEG. Format ini menyediakan keseimbangan gambar yang bagus antara ukuran file clan kualitas gambar. Format JPEG adalah format penghilangan; format ini memakai algoritma matematika untuk mengurangi ukuran file saat kehilangan kualitas gambar minimal. Format TIFF bukan format penghilangan yang berarti tidak ada kualitas gambar yang hilang, dengan akibat ukuran filenya jadi lebih besar.

     Tidak seperti format JPEG clan TIFF, RAW adalah file khusus yang tidak banyak diaplikasikan untuk pengaturan kamera. Untuk fleksibilitas kreatif lebih, fotografer bisa memakai konverter gambar RAW, seperti Adobe Camera RAW dan mengaplikasikan pengaturan kamera ke file tersebut setelah pemotretan.

Approximate Image File Sizes

Image Size                                TIFF              JPEG              RAW

5-Megapixel                               14,5MB         1.5MB             7.8MB

Compression Ratio                    1 1                  10 ; 1              2 1      

JPEG versus RAW File Format

JPEG RAW
– All camera settings are applied to the file + Image stored as captured by sensor, allowing post-shoot changes
+ Smaller file size –    Larger file size
+ Easily viewable images –    Requires RAW conversion software
+ Quick to view –    Slower to view
– 8-bit image (less picture information) + Wider bit range (12 or 14 bits yield more picture information)
   

5. MENGATUR RESOLUSI GAMBAR DAN TINGKAT KOMPRESI

     Supaya Anda bisa memilih file format foto, kamera digital memungkinkan Anda menentukan resolusi gambar. Jika Anda telah memilih format file JPEG, banyak kamera juga memberi kesempatan pada Anda menentukan tingkat kompresinya. Resolusi gambar dinyatakan dalam bentuk piksel, seperti 2.560 x 1.920 piksel. Jika Anda mengalikan dua angka ini, Anda akan menemukan total jumlah piksel, sebagai contoh, 2.560 x 1.920 = 4.915.200 piksel, atau hampir 5 megapiksel. Makin banyak piksel di gambar memungkinkan Anda mencetak gambar semakin besar. Inilah alasan membeli kamera digital lebih mahal dengan jumlah megapiksel yang semakin besar.

     Namun, ada harga yang harus dibayar antara jumlah piksel clan ukuran file gambar – makin banyak piksel, makin besar filenya. Untuk menyimpan lebih banyak foto digital di media penyimpan, format file JPEG memberi kesempatan pada Anda memilih tingkat kompresi yang akan mengurangi ukurannya. Sayangnya, semakin dikompresi, kualitas gambar makin rendah. Untuk memilih pengaturan optimal foto, Anda perlu menyeimbangkan harga antara ukuran gambar (resolusi), tingkat kompresi, kualitas gambar, clan cetakan yang mungkin bisa anda pelajari.

Megapixels Image Resolution Print Size  
1,200 x 1,600 5″ x 6.7″
3 1,512 x 2,016 6.3″ x 8.4″
4 1,704 x 2,272 7.1 ” x 9.5″
5 1,944 x 2,592 8.1 ” x 10.8″
6 2,048 x 3,U/2  8.5″ x 12_8″

6. MENGATUR KEPEKAAN CAHAYA KAMERA dengan pengaturan ISO

     Dalam fotografi film tradisional, Anda memilih film berdasarkan peringkat ISO (istilah baru untuk pengaturan ASA), seperti ISO 100 atau ISO 400, bergantung berapa banyak cahaya yang Anda harapkan saat memotret. Fotografer memilih film dengan ISO rendah, seperti ISO 100 sampai film yang lebih lambat dari ISO 400. Ini karena ISO butuh kecepatan rana lebih lambat supaya mencahayai film dengan lebih tepat dibandingkan film dengan peringkat ISO lebih tinggi yang memungkinkan gambar direkam lebih cepat.

     Kamera digital juga memberi kesempatan kepada Anda mengubah pengaturan ISO di setiap pemotretan. Memilih pengaturan ISO adalah salah satu pengaturan terpenting yang bisa Anda buat. Pengaturan ISO lebih cepat, seperti ISO 400 atau 800 memberi kesempatan pada Anda memotret dalam kondisi kurang cahaya tanpa mengaburkan gambar karena waktu pencahayaan lama. Namun, Anda akan mengakhirinya dengan sangat banyak gangguan di foto. Gangguan digital ini mirip dengan butiran di fotografi tradisional clan secara umum merupakan hasil yang tidak menyenangkan saat memakai ISO tinggi.

7. MEMPERBAIKI WARNA DENGAN PENGATURAN WHITE BALANCE

     Salah satu tantangan signifikan yang dihadapi oleh fotografer digital adalah membuat foto dengan warna akurat. Masalah yang biasa ditemui adalah hasil foto dengan warna yang tidak diinginkan, yang berarti terlalu banyak warna tertentu, seperti merah, biru, atau hijau. Pengaturan white balance yang kurang tepat sering menyebabkan hal ini. Pengaturan white balance di kamera memberi kesempatan pada Anda merekam warna yang tepat saat memotret di bawah kondisi cahaya yang berbeda, seperti cahaya lampu pijar, cahaya lampu tungsten, cahaya matahari, atau awan.

     Di samping memberi kesempatan pada Anda memilih pengaturan white balance yang tepat, banyak kamera digital mempunyai pengaturan white balance sesuai keinginan yang bisa merekam warna sangat akurat setelah Anda pertama kali memotret kartu berwarna putih. Jika kamera Anda menyediakan fitur itu, kiranya layak dipelajari clan dipakai. Satu dari sekian cara yang konsisten mendapatkan warna akurat adalah memotret dengan mode RAW yang memungkinkan Anda mengubah pengaturan white balance memakai konverter RAW lama setelah Anda memotret. Kebanyakan RAW konverter, seperti Adobe Camera RAW, mempunyai fungsi yang bisa dipakai untuk menyelaraskan white balance.

8. PENYUNTINGAN DIGITAL

     Memotret dengan kamera digital adalah sebagian kecil?sekalipun bagian signifikan?dari seluruh proses fotografi digital. Jika Anda memotret secara digital tanpa memikirkan kemungkinan apa yang bisa dilakukan di penyunting gambar, Anda akan secara dramatis membatasi kreativitas clan kemampuan Anda memotret.

     Untuk mengambil keuntungan dunia fotografi digital yang baru, Anda harus akrab dengan penyunting gambar, seperti Adobe Photoshop Elements seperti dengan kamera Anda sendiri. Pelajari bagaimana penyunting gambar Anda memungkinkan untuk mengombinasi, memperbaiki, mengurangi, mewarnai, atau sebaliknya mengubah foto Anda menjadi lebih daripada adanya. Jahitan digital melipatgandakan gambar bersama ke dalam foto panorama tunggal, meningkatkan jangkauan sifat warna dan kontras gambar, serta menciptakan foto dengan jangkauan dinamis penuh adalah sedikit dari keajaiban yang bisa Anda raih jika Anda sudah lancar meggunakan penyunting gambar.

     Sekalipun penyunting gambar digital membekali Anda dengan kekuatan manipulasi gambar yang luar biasa, jangan lupa bahwa Anda selalu bisa berbuat lebih dengan foto yang terekam baik daripada yang Anda terima secara minim. Penyuntingan yang luar biasa mulai dengan foto luar biasa…

semoga bermanfaat…..