6. MATA SUBJEK

Secara umum, kapan pun Anda memotret subjek bermata, sebaiknya Anda mencoba menjaga mata tetap fokus clan menangkap kilauan atau cahaya tangkap di mata mereka. Tanpa cahaya tangkap, subjek Anda tampak kurang hidup dan kurang atraktif dibandingkan jika mereka mempunyai fitur kecil, tapi sangat penting ini.

Kondisi cahaya sering memungkinkan Anda memotret dengan cahaya yang ada clan mendapatkan cahaya tangkap. Jika Anda memotret tanpa keuntungan ca¬haya yang memungkinkan untuk mendapatkan cahaya tangkap, pakailah lampu kilat atau sumber cahaya lain.

7. MATA MERAH

Mata merah yang menakutkan disebabkan oleh cahaya dari lampu kilat yang dipantulkan balik dari retina objek ke kamera. Sayangnya, mata merah yang tidak alami nyaris selalu membekas di hasil foto. Untuk menghindari foto subjek bermata merah, banyak produsen kamera menambahkan fitur yang dikenal sebagai fitur red-eye reduction. Sekalipun fitur ini bisa mengurangi atau menghilangkan mata merah, fitur ini sering membuat masalah baru. Strategi terbaik adalah belajar memotret tanpa menggunakan fitur red-eye reduction.

Untuk menghindari mata merah, Anda secara sederhana perlu memotret dengan sudut antara lampu kilat dan lensa terhadap mata subjek lebih dari lima derajat. Mematikan lampu kilat adalah salah satu cara menghindari mata merah. Anda juga bisa mengarahkan subjek agar tidak menatap kamera, atau Anda bisa menemukan lingkungan pemotretan atau memakai pengaturan kamera yang tidak memerlukan lampu kilat. Hampir pasti Anda mendapatkan mata merah saat memotret di lingkungan gelap karena pupil akan menjadi lebih lebar dan lebih mudah memantulkan cahaya merah.

Untuk menghindari penambahan cahaya buatan yang terlalu banyak dari lampu kilat, pakai kompensasi lampu kilat jika mungkin di kamera Anda atau lampu kilat eksternal untuk mengurangi keseimbangan cahaya dari lampu kilat relatif terhadap cahaya di sekitar. Jarak ke subjek dan kekuatan lampu kilat adalah variabel penting untuk memutuskan kapar saat mengatur kompensasi pencahayaan lampu kilat. Apa yang tidak Anda inginkan adalah merusak cahaya alami yang diharapkan hanya demi menambah cahaya tangkap ke mata.

8. MENAMBAHKAN CAHAYA ALAMI DENGAN REFLEKTOR

Salah satu aksesoris fotografi yang berguna dan tidak mahal adalah reflektor cahaya, seperti Stroboframe Pops pemodifikasi cahaya jinjing seharga $35. Anda bisa memakai reflektor itu untuk memantulkan cahaya lembut yang mengenai subjek Anda clan sebagai penutup teduh untuk mengurangi cahaya cemerlang berlebihan clan kontras tinggi cahaya matahari langsung. Banyak reflektor cahaya jinjing dilipat sepertiga dari ukuran terbuka, dan selalu menyediakan bagian putih clan bagian kedua berwarna seperti perak, emas, atau perunggu. `

Reflektor jinjing secara khusus berguna untuk menambahkan cahaya ke wajah subjek yang dipotret. Di samping mengisi bayangan dengan cahaya alami, Anda bisa menambah sifat warna hangat dengan memakai warna perunggu atau emas sisi lain pemantul. Saat memotret subjek dengan pencahayaan latar belakang, pengubah cahaya terpantul, seperti Stroboframe adalah alat yang sempurna untuk menambah cahaya alami pengisi terhadap subjek agar detail terungkap lebih sempurna.
Stroboframe pemodifikasi cahaya clan produk lain yang sama bisa melipatgandakan ukuran clan muclah dikemas clan di bawa ke lapangan.

9. MEMOTRET CLOSE UP (dengan cincin pencahayaan makro)

Jika Anda serius memotret close-up, atau makro fotografi, ada baiknya memakai cincin pencahayaan makro. Cincin pencahayaan makro sebenarnya berupa sebuah lampu kilat yang dipasang dan mengikat sekeliling bagian depan lensa makro. Sekalipun cincin pencahayaan makro bisa mencahayai bayangan dengan cara tertentu sehingga subjek kehilangan beberapa ketajamannya, fotografer terlatih bisa mengubah rasio cahaya yang datang dari dua pencahayaan untuk memertahankan bayangan realistis. Kebanyakan cincin pencahayaan makro juga mempunyai cahaya pemodelan yang berguna baik untuk menampilkan subjek dan menyediakan cukup cahaya untuk kamera Anda saat auto fokus.

Cincin pencahayaan makro juga bernilai ekstrem saat Anda ingin menambah kedalaman bidang gambar. Kapan pun Anda memotret dekat subjek, Anda mempunyai kedalaman bidang terbatas. Untuk memaksimalkan kedalaman bidang, Anda perlu memilih bukaan diafragma kecil, yang berarti Anda butuh waktu pencahayaan lebih lama. Pencahayaan yang lama memungkinkan pergerakan kecil di subjek terekam buram. Dengan memakai lampu kilat, Anda bisa membekukan gerakan subjek dengan keuntungan bertambahnya kedalaman bidang gambar, sebagai hasil subjek yang terfokus dan tercahayai sempurna.

10. MENCAHAYAI SUBJEK DENGAN CAHAYA AMBANG JENDELA

Mendapatkan foto yang baik bergantung pada kualitas dan kuantitas cahaya yang mungkin. Itulah salah satu alasan mengapa begitu banyak fotografer potret lebih suka memilih memotret di dalam studio tempat di mana mereka bisa mengatur cahaya. Salah satu asesoris cahaya studio foto adalah soft box, yang merupakan kotak cahaya besar yang membiaskan cahaya dari lampu kilat untuk membuat lembut, bahkan cahaya tampak alami supaya fotonya tercahayai baik.

Anda bisa mendapatkan cahaya lembut yang sama, bahkan dari cahaya terbias di rumah Anda tanpa perlu mengeluarkan uang untuk mempunyai studio beserta lampu dan soft box dengan cara memotret subjek yanc berdiri di depan jendela. Bergantung cahaya, Anda bisa memotret dengan cahaya yang langsung melewati jendela atau Anda bisa memakai cahaya terbias yang melewati tirai tipis. Jika Anda ingin mengatur latar belakang, Anda bisa meminta subjek memegang mat board di belakangnya.

Semoga berguna….